DPRD Kukar Gelar Paripurna Penyampaian Rancangan KUA PPAS Perubahan 2023
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUTAI KARTANEGARA-
DPRD Kukar menggelar rapat peripurna ke 14 massa sidang III, tentang Penyampaian
Rancangan Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA), dan Rancangan Perubahan Prioritas
dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS), di ruang rapat paripurna, Rabu
(9/8/2023).
Rapat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD
Kukar Abdul Rasyid, didampingi Wakil Ketua Alif Turiadi, Didik Agung Eko
Wahono, Siswo Cahyono, dan dihadiri Sekretaris Kabupaten Kukar H Sunggono serta
anggota DPRD Kukar lainnya.
Penyampaian rancangan KUA PPAS disampaikan
oleh Sekretaris Kabupaten Kukar H Sunggono.
Sunggono mengatakan, sesuai dengan peraturan
pemerintah Nomor 12/2019 tentang pengelolaan keuangan daerah, pasal 161
menyebutkan bahwa perubahan APBD dapat dilakukan, apabila pelaksanaan APBD
tidak sesuai asumsi KUA.
Memperhatikan berbagai asumsi dasar,
sebagaimana terurai dalam ramcangan perubahan KUA dan PPAS 2023, maka
setidaknya didapat gambaran berkenaan rancangan perubahan APBD 2023
diantaranya, pendapatan daerah mengalami peningkatan sehingga menjadi sebesar
Rp 8,33 triliun.
"Kemudian belanja daerah mengalami
peningkatan, sehingga menjadi sebesar 3,12 trilliun, yang terdiri dari belanja
operasi, belanja modal, belanja tak terduga, dan belanja transfer," Kata H
Sunggono.
Terakhir surplus dan defisit, hal itu selisih
anggaran pendapatan daerah dengan anggaran belanja daerah mengakibatkan
terjadinya surplus dan defisit pada APBD. Pada APBD induk Tahun anggaran 2023
terjadi defisit, namun defisit ini masih dapat ditutup dengan penerimaan
pembiayaan, yaitu Silpa.
"Nilai silpa akan terkoreksi kembali
berdasarkan hasil audit BPK, terhadap LKPD 2022," ungkapnya.
Sementara itu Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid
menuturkan, hari paripurna berkaitan dengan KUA PPAS, nantinya akan ada
tambahan untuk Perubahan APBD 2023.
"Setelah ini tahapannya kita bahas di
Banggar bersama TAPD, mudahan proses ini cepat kita bahas sehingga tinggal
bagaimana merealisasikan apa yang sudah kita bahas," ucap Abdul Rasid
Ia menyebutkan, arah pembangunan pada APBD
2023 nantinya fokus pada pembangunan infrastruktur. Bisa dilihat infrastruktur
di Kukar masih tertinggal, hal ini menjadi tanggung jawab bersama.
"Khususnya yang sering muncul di medsos,
ini menjadi prioritas kita. Seperti sanggulan-rapak lambur alhamdulillah tahun
ini sudah rampung," pungkasnya.(riz/adv)